PROSES PEMBENTUKAN LAUT

›Proses pembentukan laut berkaitan erat dengan proses terbetuknya bumi
›Ada beberapa teori terbentuknya bumi
A.Teori Buffon terjadi tumbukan antara matahari dan komet
B.Teori Laplace, teori gas berputar planet-planet terbentuk dari cincin-cincin gas yang terlempar keluar akibat putaran
C.Teori Planetisimal Hyphothesis, ada bintang lain yang melintas di samping matahari dan gravitasinya menarik sebagian massa matahari dan membentuk planet-planet
D.Teori bintang kembar, ada 2 matahari dan yang satunya meledak membentuk planet-planet
E.Teori ledakan besar (the big bang), alam semesta terbentuk dari sebuah materi yang sangat kecil tetapi memiliki massa yang sangat padat. Ledakan yang terjadi akibat kondisinya yang ekstrem membentuk alam semesta
›Kondisi planet yang baru terbentuk ini belum bisa dihuni oleh makhluk hidup dengan kondisi kerak bumi yang belum mengeras, hantaman dari berbagai meteor dan komet dan aktivitas vulkanik yang sangat tinggi.
›Dalam kurun waktu yang lama kerak bumi menjadi keras membentuk permukaan bumi. Tabrakan dengan komet membentuk kawah yang dalam
›Aktivitas vulkanik menyebabkan atmosfer planet tertutup oleh debu sehingga meghalangi cahaya matahari
›Disini proses pembentukan samudera berlangsung, ada dua teori yang menggambarkan darimana laut berasal

 

1.Air laut berasal dari aktivitas vulkanik. Dengan terhalangnya sinar matahari maka suhu permukaan bumi menjadi dingin dan uap air di udara mulai terkondensasi membentuk hujan yang mengisi kawah yang ada
2.Air yang ada di bumi berasal dari meteor dari luar angkasa. Pada saat tumbukan dengan bumi kandungan air yang berada dalam meteor itu tinggal di permukaan bumi
›Aktivitas vulkanik berkurang dan cahaya matahari mulai bisa menembus sampai permukaan bumi sehingga proses penguapan dan siklus air berlangsung.
›Dengan mulai terbentuknya lautan maka suhu bumi mulai menurun, CO2 mulai diserap oleh laut membentuk calcium karbonat (bahan dasar terumbu karang)
›Proses pelapukan batuan yang terjadi melarutkan mineral yang terkandung ke dalam air laut—–à air laut asin
Air Laut
›Air laut adalah larutan paling kompleks yang dikenal manusia
›Air laut terdiri dari ±97% air dan ±3% garam, mineral, dan gas terlarut
›Dengan kandungan 97% air maka sifat-sifat fisika air laut sangat dipengaruhi oleh sifat fisika air
›Sedangkan untuk sifat kimianya sangat tergantung pada 3% kandungan zat terlarutnya
›Rasa asin pada air laut (salinitas) hanya dipengaruhi oleh beberapa unsur garam
›Salinitas dapat berbeda di masing-masing perairan tetapi proporsi dari persentase garam-garamnya selalu tetap
›Sampai saat ini belum semua kandungan senyawa kimia bisa dideteksi di air laut.
›Kemungkinan besar semua unsur kimia ada di laut, hanya keterbatasan alat dan teknologi saat ini yang menyebabkan banyak yang belum terdeteksi. Atau kandungannya di dalam air laut sangat kecil
›untuk senyawa yang sudah terdeteksi, pengambilannya sudah dilakukan oleh manusia
   seperti emas, garam dan pasir

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s