ERROR CORRECTION

Ketika data citra direkam oleh sensor, data tersebut dapat saja mengandung error baik geometri error atau radiometric error
error adalah ketidakakuratan data yang direkam akibat internal dan external faktor
Selain 2 error di atas, alat sendiri mempunyai error bawaan yang kita sebut instrument error

Error Geometri
Error geometri ditandai dengan berubahnya/terganggunya bentuk muka bumi yang diamati
Error geometri dapat muncul dengan bermacam cara: rotasi bumi, pergerakan wahana, sensor yang tidak seragam, kurvatur muka bumi dan posisi serta kondisi sensor saat pengambilan data

koreksi
Konsep dari koreksi geometri adalah sebagai berikut
Geocoding (referensi geografi)
Registration (image to map (ground check) and image to imaga geocorrection)
Spatial interpolation (RST (rotation, scale, transformation) Root Mean Square
Intensity interpolation (pixel value resampling)

Radiometric error
Radiometric error adalah kesalahan dalam perekaman nilai kecerahan dari pixel sebuah objek yang diamati
Radiometric dapat disebabkan oleh kondisi atmosfer dan keadaan instrumen
Koreksi radiometri ditujukan untuk memperbaiki nilai piksel supaya sesuai dengan yang seharusnya yang biasanya mempertimbangkan faktor gangguan atmosfer sebagai sumber kesalahan utama.

Ciri umum
Adanya piksel yang hilang - Pengaruh atmosfer yang menyebabkan hamburan bayangan obyek - Adanya tampilan garis yang disebabkan oleh ketidak seragaman detektor
Efek atmosfer menyebabkan nilai pantulan obyek dipermukaan bumi yang terekam oleh sensor menjadi bukan merupakan nilai aslinya, tetapi menjadi lebih besar oleh karena adanya hamburan atau lebih kecil karena proses serapan. Metode-metode yang sering digunakan untuk menghilangkan efek atmosfer antara lain metode pergeseran histogram (histogram adjustment), metode regresi dan metode kalibrasi bayangan. (Projo Danoedoro, 1996).
Koreksi tersebut di atas dapat menggunakan metode penyesuaian histogram
(histogram adjustment). Asumsi yang melandasi metode ini adalah nilai piksel terendah tiap saluran seharusnya bernilai 0. Apabila nilai lebih besar dari nol (>0), maka dihitung sebagai bias atau offset, dan koreksi dilakukan
dengan cara menghilangkan bias tersebut, yaitu mengurangi keseluruhan nilai spektral pada saluran asli dengan nilai biasnya masing-masing.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s